Rabu, 02 Oktober 2013

Kisah Tuanku Imam Bonjol

Ada yang orang Sumatera Barat? Posting kisah Tuanku Imam Bonjol aja bagus kayaknya nih. Siapa tau bisa menambah wawasan buat kalian.

Tuanku Imam Bonjol nama aslinya adalah Muhammad Sahab. Ia lahir di Tanjung Bunga, Sumatera Barat tahun 1772. Pada tahun 1821, bersama para bantuannya, Belanda menyerang kaum paderi untuk menguasai daerah Sumatera Barat. Muhammad Sahab yang biasa di kenal Tuanku Imam Bonjol memimpin pertempuran dengan hebat. Ini membuat Belanda kewalahan dan terpaksa mengadakan perjanjian Masang di tahun 1824.

Namun, perjanjian ini dilanggar oleh Belanda dan peperangan kembali berkobar. Sebagian demi bagian daerah tersebut jatuh ke tangan Belanda. Daerah kekuasaan Tuanku Imam Bonjol pun bertambah sempit dan terkurung oleh daerah-daerah Belanda. Di tahun 1832, daerah kekuasaannya, Paderi, berhasil diduduki oleh Belanda. Tetapi, beberapa bulan kemudian Paderi direbut kembali. Belanda menyerang Tuanku Imam Bonjol berkali-kali tapi selalu gagal. Kemudian Belanda mengadakan perdamaian, namun Tuanku Imam Bonjol tidak mempercayainya.

Tahun 1837, Tuanku Imam Bonjol diundang untuk perundingan. Namun ini hanyalah taktik licik Belanda untuk menangkap Tuanku Imam Bonjol. Taktik ini berhasil. Tuanku Imam Bonjol ditangkap dan dibuang ke daerah Cianjur Jawa Barat, lalu ke Ambon, dan berakhir di Lotan dekat Manado. Di tempat inilah Tuanku Imam Bonjol meninggal dunia pada tanggal 8 November 1864 dan dimakamkan di Manado.

Nah itu dia Kisah Tuanku Imam Bonjol secara singkat, semoga bermanfaat. ^^

Artikel Terkait