Senin, 15 September 2014

Tips Naik Angkot

Gue tipe orang yang suka naik angkutan umum. Entah itu bis antar provinsi, transjakarta, kopaja, metro mini, bahkan angkutan kota; angkot. Gue sering naik angkot, bis provinsi juga cukup sering walaupun nggak se-sering naik angkot. Tapi kalo angkutan umum lainnya jarang, jarang banget malahan.

Gue sering naik angkot, karena angkot adalah kendaraan yang sering gue naiki sepulang sekolah. Kembali ke angkot, gue punya salah satu temen waktu SMP yang kecelakaan setelah turun dari angkot. Gue merasa prihatin, karena dari kecelakaan itu, temen gue sempat beberapa hari nggak naik angkot, eh, nggak masuk sekolah. Gue juga nggak tau persis kejadiannya gimana, karena saat itu gue nggak sedang bersama dia.

Dari cerita di atas, gue bakal memberi tips naik angkot untuk kalian supaya kalian nggak terjadi kecelakan senaik angkot ataupun seturun dari angkot. Nggak tips supaya nggak kecelakaan dari senaik atau seturun angkot, gue juga bakal ngasih tips naik angkot dari melihat: sopirnya, mobilnya, dan lainnya. Cekidot!


Tips Naik Angkot

1. Lihat ciri-ciri sopir.
Ini tips petama dari gue. Gue sering melakukan cara ini sebelum naik angkot. Jelas, kalo sopirnya memiliki rambut gondrong, muka beler, tampang menyeramkan mana mau gue naik itu angkot. Iya, nggak?. Kalo udah naik angkot dengan ciri-ciri sopir yang gue bilang, biasanya itu sopir nyopir angkotnya juga ngebut-ngebutanugal-ugalan. Percaya nggak percaya sih.

2. Lihat fisik kendaraannya.
Melihat fisik kendaraannya hal kedua gue untuk naik atau nggaknya gue ke angkot. Kenapa? Gue merasa risih kalo naik angkot yang kecil, udah gitu modifan, ditambah lagi si sopir sambil merokok. Coba kalian naik angkot yang sopirnya sedang merokok di mobil yang kecilmodifan, pasti kalian akan merasa risih, dan akan bilang "kiri" sebelum sampe tujuan.

3. Perhatikan kaki sebelum naik maupun sesudah turun dari angkot.
Gue jadi keinget kata guru gue di SMP, setelah tau kejadian teman gue yang kecelakaan itu. Guru gue pernah bilang: "kaki sebelum naik angkot itu gunakan kaki kanan dan kebalikannya, turun dari angkot menggunakan kaki kiri". Percaya nggak percaya aja sih naik angkot menggunakan kaki kiri lebih nyaman dan turun dari angkot menggunakan kaki kanan juga lebih nyaman.


===

Yak, itu tadi sedikit tips naik angkot dari gue. Walaupun sedikit yang gue berikan, semoga tips ini bermanfaat untuk kalian. Untuk tips nomor satu dan dua, itu sih balik ke diri kalian masing-masing sih, bagaimana cara menilai sopir dan kendaraan itu sendiri.

Sumber gambar: http://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/pengawasan-terhadap-angkutan-umum-diperketat-hal-tersebut-dilakukan-karena-_110919124942-152.jpg

Artikel Terkait

5 comment

blog makin keren aja :-d

makasih tips nya bang rmuhamad ramadani


EmoticonEmoticon